Hari ini saya masih melaksanakan kerja praktek di PT Badak Bontang. Tapi tugas yang diberikan pembimbing udah beres, laporan tinggal dirapiin, dan pembimbing belum pulang cuti,jadi kerjaan tinggal ngenet ama ngobrol plus bengong.Gak dapet apa-apa?Siapa bilang..
Justru hari ini aku mendapat sebuah pelajaran berharga.Nasihat berharga.Dan pelajaran ini belum pernah kudapatkan di bangku kuliah.Dan yang lebih aneh nasihat ini kudapat bukan dari seorang yang lebih tua dariku.hah?..
Ya, aku kerja praktek bersama dua anak SMK dalam satu ruangan.Pekerjaan kita beda sih.Tapi saat jenuh kami sering bercanda gurau atau sekedar ngobrol santai. Dan ada seorang anak SMK yang bener-bener baru kutemuin jenis yang kayak gini..haha… Beda. Dia bisa berpikir lebih dewasa dibanding diriku. Dia sering bercerita tentang kegiatan sehari-hari di tempat asalnya, yang sama sekali berbeda dengan kehidupanku (ya iyalah..hehe). Tapi semua itu tidak akan dibahas disini.
Yang membuat aku benar-benar terkejut adalah pemikiran-pemikirannya yang matang. Dia bisa membuat hatiku benar-benar ‘tertohok’. Bisa menyadarkan ku betapa selama ini aku kurang mensyukuri hidupku sendiri. Bisa menyadarkan betapa selama ini aku menjadi seorang yang begitu manja dan egois. Betapa aku sering menyia-nyiakan orang-orang yang kusayangi.
Meskipun demikian kusadari dia sama sekali tidak bermaksud menggurui ku. Hanya seperti tanggapan spontan seorang adik kepada kakaknya.
Disini aku belajar tentang banyak hal. Tentang meredam kegoisanku dalam menerima nasihat dari orang yang lebih muda (jujur, pertama kali dinasihati aku tersinggung, kok berani2nya yang muda nasihati yang lebih tua), tentang bagaimana baiknya seorang yang lebih ‘tua’ memberi contoh kepada yang lebih muda,tentang bagaimana seorang pria (menjelang) dewasa bersikap, dan bahwa lebih tua nya seseorang tidak membuktikan dia selalu lebih baik dari yang lebih muda..
Terima kasih Tuhan..Pelajaran kerja hari ini begitu berharga..