Feeds:
Tulisan
Komentar

boleh mengeluh tidak…?

hmmm….

cuma pengen mengeluh…karena gak ada yang bener-bener bisa bikin aku tenang…

Aq mulai capek nghadapin semua ini…Beban kuliah yg masih besar…Tuntutan ortu yang gk dibarengi dukungan yg sepadan….keinginan yang tak kunjung didapatkan…hubungan LDR yang terus mengkhawatirkan…

huffh…seharusnya memang tak boleh mengeluh…aku pria…seharusnya gak boleh mengeluh…(kata seseorang yg akhirnya bkn aku ilfil..haha!)…yah,tp aku tetap manusia……….

hmmm..

saya percaya setiap orang diciptakan ke dunia memiliki arti masing-masing. Mungkin ada yang sangat bernilai bagi orang banyak. Tapi kayaknya gak jarang juga yang sama sekali gak diharapkan (baca: gak guna)

nah…kira-kira saya masuk mana ya…

pengen bilang berguna, kadang minder aja kalo ngliat bahkan temen deket aja bisa eksis banget. dibilang gak guna, kayaknya gak gitu-gitu amat. hehehe…

yaah, mungkin bisa dibilang lagi krisis kepribadian nih…

apa sih artinya saya diciptakan di dunia ini………..

huuuh…masa lalu…
kenapa sih dengan masa lalu…?

masa lalu kalau diibaratkan seperti kaca spion di kendaraan kita. Kalau kita mau berbelok ke kiri atau ke kanan, spion berfungsi memberikan gambaran apakah sudah aman untuk berbelok tau belum. Yang perlu diperhatikan, kita tidak mungkin kan melihat ke spion kita terus-terusan. Spion hanya kita lihat kalau mau berbelok atau mundur saja.titik. Kalau kita melihat spion terus yang terjadi adalah kita gak melihat ke depan. akhirnya mungkin kita gak maju-maju atau malah nabrak sana-sini.

Lalu apa peran masa lalu dalam kehidupan kita? Masa lalu berfungsi memberikan kita gambaran ketika kita hendak melakukan suatu keputusan. Apa kah tepat atau tidak. Tentu digabungkan dengan pengalaman yang ada. Ketika kita tidak melihat masa lalu, mungkin kita akan terus melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang. Tapi sebaliknya jika melihat masa lalu terus, kita tidak akan pernah bisa maju.

Jadi, jadikan lah masa lalu hanya sebagai pembanding, bukan sebagai patokan utama. Karena ketakutan akan masa lalu hanya akan membuat kita gak maju-maju…..

Survey yang kami lakukan memiliki urutan begini:

1. Lapor ke ketua RW setiap bakal survey ( Pak Aca, ketua RW 02 benar2 udah menyiapkan data. terima kasih Pak)

2. Ketua RW bakal memanggil ketua RT (setiap hari ganti) yang akan mengantar kita ke rumah penduduk yang ditetapkan tadi.

3. Penduduk (Responden) dicatat datanya dengan metode wawancara, setelah itu diberi sembako sebagai tanda terima kasih.

Oke, survey dimulai. Butuh sekitar 5 hari untuk mendapatkan data. Kendala yang dihadapi berkisar anggota yang terlambat,tidak bisa melakukan survey(bahkan dua anggotanya sedang mengalami patah tangan haha), bahkan cuaca hujan.

Banyak hal menarik yang kami alami. Ada yang benar2 terharu dengan bantuan seadanya yang kami berikan. Padahal mungkin menurut kami bantuan itu benar2 seadanya. Ada yang bahkan sampai menangis terharu. Tapi meskipun demikian, di beberapa rumah kami justru masih disuguhi makanan atau minuman padahal terlihat sekali kondisi keluarga mereka memprihatinkan. Sungguh budaya memuliakan tamu masih terasa. Subhanallah. Tapi yang paling menarika adalah ada yang menganggap kami tim survey acara “bedah rumah” RCTI. Waduh.

-bersambung-

1. AWAL MULA

Kuliah probabilitas statistika semester ini melahirkan pengalaman baru buat saya : survey langsung ke masyarakat. 100 orang. Tentang kemiskinan di kabupaten Bandung. Dengan anggota kelompok 5 4 orang. Kesan pertama : “ah gampang”.

Dana dan kuesioner survey udah turun dari dosen sekitar awal mei. Kelompok lagsung berkumpul. Tentukan timeline. Done.

Survey dimulai dengan (apa ya sebutannya, peninjauan kali ya) melihat lokasi yang bakal di survey. Kebetulan ada tempat di daerah margaasih sekitar tempat salah satu anggota kelompok tinggal. Yah bolehlah kita lihat dulu.

Pertama kali jalan langsung melihat rumah2 kumuh dan penduduk yang (maaf) cukup kucel. Oke, langsung ke rumah ketua RW aja deh. Di luar dugaan, si bapak benar2 welcome ama kedatangan kami. Keliatan antusiasmenya. Alhamdulillah. Lokasi survey udah didapatkan. RW 02 Kampung Jati Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung.

Tapi sayang, musim uas keburu menjelang. Survey dilupakan dikesampingkan sebentar.

Lanjut, kami membeli sembako di pasar nanjung modal bwt dapat informasi dari penduduk yang kita survey. Ditimbang,dibagi,lalu dibungkus.

Setelah akhirnya surat izin dari ITB selesai dibuat, mulailah survey kami.

Yeah..Akhirnya setelah menunggu 5 hari speedy di rumah aktif lagi..!!

Sempat sebal karena action dari kantor telkom yang agak lambat (mungkin karena kegecet libur kali ya..)

Kecepatan awal sih lumayan memuaskan..Dibanding wireless 3,5G saya yang makin lama makin lambat dan unstable..hahah..

Yang terpenting..Bisa internetan dan nge-blog lagi…! hahaha..

Welcome back speedy..!!

Datang lagi…

hahaha..
Lama sudah tak menyantuh blog ini..

Banyak hal yang terjadi setelah posting terakhir itu..
Senang sedih bahagia haru senyum tangis dan emosi lain yang berlalu bersama sang waktu yang terus berlari..

huff..

Sebuah peluit babak baru kehidupan sudah ditiup..

Saatnya menjadi Adhi yang lebih baik…

Masih disini

Humph..

Gak boleh mengeluh memang..

Tapi lagi-lagi terkungkung dalam ruangan sempit di dalam kantor ini..

Tak tahu apa yang harus dikerjakan selain mengetik kata-kata yang berlari dalam memori otakku..

Tugas yang harus kukerjakan sudah rampung semua..

Tinggal menunggu pengadilan yang diadakan rabu esok..

huff..

Kok bahasanya gimana ya..

haha..

Sudahlah santai saja..

Cuma lagi iseng sambil memikirkan apa yang akan dilakukan selanjutnya..

Minimal malam ini ketika aku bertemu kembali dengan putri hati-ku..

hehehe… :-)

..Inikah jawabnya..?

Orang yang paling sering menyakiti kita adalah orang yang paling kita cintai.Dan kita selalu menyakiti orang yang menyakiti kita

Begitu kalimat yang tertulis dalam blog salah satu dosen ku di Teknik Elektro. Pak Armein.

Hmm..Aku jadi terpikirkan sesuatu.Itukah jawaban pertanyaan yang saat ini selalu timbul dalam hatiku.

Selama ini aku bingung. Mungkin karena tekanan pekerjaan yang berat juga sih, tapi entah kenapa aku memang jadi begitu sensitif.Begitu mudah dilukai.Bercandaan yang paling ‘biasa’ saja sudah bisa membuat moodku jadi drop.Tapi entah kenapa aku tetap sayang ama ‘orang’ itu.Ya, orang itu.My special one.Orang lain sih entah kenapa juga gak seberapa berpengaruh.

Hati orang itu sangat rapuh, sangat sensitif. Oleh sebab itu ia dibungkus pelindung berlapis-lapis. Pada saat kita menyayangi orang, kita membuka lapisan itu. Satu persatu. Semakin dekat kita pada dia, semakin telanjang hati kita itu.

Nah, saat kita berbicara, bersikap atau bertindak salah, dia tidak siap. Pertahanannya sedang tidak siap. Lapisannya tidak terpasang. Akibatnya dia merasakan kesakitan dan kepedihannya.

Beda sekali, misalnya, bila kesalahan itu dibuat orang lain. Kepedihan tidak sebesar itu karena hatinya dilindungi lapisan pertahanan itu.”

Lanjutan dari tulisan di blog si Bapak.

What happen?Aku masih bingung.Sampai aku membaca tulisan Bapak itu.hmm..Jangan-jangan memang dirinya adalah orang yang paling ku cintai? Sampai aku merasa mudah disakiti begini?.. ;-)

“Kebahagiaan sejati datang pada saat kita mempercayakan hati kita pada dia. Demikian juga sebaliknya kita dipercaya menjaga hatinya.

Justru saat kita memberikan dan mempercayakan hati yang sensitif itu kepada satu sama lain, kita bisa merasakan rahasia keindahan hidup itu.”

-disadur dari blog Bpk Armein http://azrl.wordpress.com-

Hari ini saya masih melaksanakan kerja praktek di PT Badak Bontang. Tapi tugas yang diberikan pembimbing udah beres, laporan tinggal dirapiin, dan pembimbing belum pulang cuti,jadi kerjaan tinggal ngenet ama ngobrol plus bengong.Gak dapet apa-apa?Siapa bilang..

Justru hari ini aku mendapat sebuah pelajaran berharga.Nasihat berharga.Dan pelajaran ini belum pernah kudapatkan di bangku kuliah.Dan yang lebih aneh nasihat ini kudapat bukan dari seorang yang lebih tua dariku.hah?..

Ya, aku kerja praktek bersama dua anak SMK dalam satu ruangan.Pekerjaan kita beda sih.Tapi saat jenuh kami sering bercanda gurau atau sekedar ngobrol santai. Dan ada seorang anak SMK yang bener-bener baru kutemuin jenis yang kayak gini..haha… Beda. Dia bisa berpikir lebih dewasa dibanding diriku. Dia sering bercerita tentang kegiatan sehari-hari di tempat asalnya, yang sama sekali berbeda dengan kehidupanku (ya iyalah..hehe). Tapi semua itu tidak akan dibahas disini.

Yang membuat aku benar-benar terkejut adalah pemikiran-pemikirannya yang matang. Dia bisa membuat hatiku benar-benar ‘tertohok’. Bisa menyadarkan ku betapa selama ini aku kurang mensyukuri hidupku sendiri. Bisa menyadarkan betapa selama ini aku menjadi seorang yang begitu manja dan egois. Betapa aku sering menyia-nyiakan orang-orang yang kusayangi.

Meskipun demikian kusadari dia sama sekali tidak bermaksud menggurui ku. Hanya seperti tanggapan spontan seorang adik kepada kakaknya.

Disini aku belajar tentang banyak hal. Tentang meredam kegoisanku dalam menerima nasihat dari orang yang lebih muda (jujur, pertama kali dinasihati aku tersinggung, kok berani2nya yang muda nasihati yang lebih tua), tentang bagaimana baiknya seorang yang lebih ‘tua’ memberi contoh kepada yang lebih muda,tentang bagaimana seorang pria (menjelang) dewasa bersikap, dan bahwa lebih tua nya seseorang tidak membuktikan dia selalu lebih baik dari yang lebih muda..

Terima kasih Tuhan..Pelajaran kerja hari ini begitu berharga..

Tulisan Sebelumnya »